Spirit of Life


kado ulang tahun buat ibu


“WAKTU ngelahirin saya, susah gak sih, Mie?” itu pertanyaan favorit yang sering saya lontarkan ke ibu saat leyeh-leyeh di masa kecil dulu. Ibu, yang saya sapa Mamie itu, biasanya lantas bercerita antusias tentang proses kelahiran saya. Tentu, komplet dengan kisah proses persalinan kakak dan adik saya.
 
Dibandingkan saudara saya yang lain, kabarnya, kelahiran saya yang termudah. […]


sakti bobok di hari ulang tahun


SATU November lalu, umur saya genap 3 tahun. Kata ibu, jagoan ibu udah gede. Ntar lagi bisa sekolah. Sekolah buat apa? “Biar bisa baca!” kata saya ke ibu. “Biar bisa nulis (selama ini ‘kan dibantuin ibu untuk nulis catatan di blog ini), biar bisa nyanyi, biar bisa gambar, dan … biar bisa nangis juga!”


empat juli, bagian ketiga


ADA yang istimewa juga pada ulang tahun saya kali ini. Setelah bertahun-tahun tidak bertemu dengan kawan-kawan lama, Lily Yulianti - sahabat yang kini berkiprah di radio NHK Jepang, tiba-tiba melempar gagasan di milis: ingin reuni dengan keluarga Identitas di ulang tahun saya (Identitas adalah Koran kampus Universitas Hasanuddin). Gagasan yang tentu saja saya sambut dengan […]


empat juli


 
almanak gugur lagi
mendekat batas hidup-mati
almanak kuncup lagi
hitungan bertambah atau berkurang?
 
(ulang tahun saya, 2008)
 

Tidak semua peristiwa di sini berbilang istimewa. Ada yang bahkan sangat biasa. Tapi, kalau kemudian saya mengabadikannya, semata untuk mengguratkan jejak. So? Enjoy it!

 

maaf lahir batin

September 18th, 2009

 
 
 
selamat idul fitri 1430 h
minal aidin wal faidzin
 
Ryana Mustamin & Keluarga
 
 
 
 
 

membaca pilpres dengan teori pasar

July 19th, 2009

TIDAK ada persaingan yang sempurna. Apalagi dalam urusan pemilihan presiden (pilpres). Seumpama pasar, persaingan sempurna hanya dapat terpenuhi jika kriteria berikut terpenuhi: berlangsung di satu pasar yang terpusat, produk yang homogen, biaya transaksi dan transportasi yang rendah, komunikasi yang seketika (instant), cukup banyak pelaku pasar yang bisa memastikan bahwa tidak seorang pun dapat mempengaruhi harga […]

saya nge-blog karena saya ada

October 27th, 2008

(Sebuah catatan menandai Hari Blogger Nasional, 27 Oktober 2008)

“SAYA menulis karena saya ada.”
Kalimat itu Anda pergoki begitu terhubung ke blog ini. Kalimat yang saya pinjam dan adaptasi dari seorang filsuf Perancis, Rene Descartes (1596-1650), “saya berpikir karena saya ada”. Sederhana namun dalam.
Kendati tidak berpretensi menjadi filsuf, tapi seperti itulah dalih saya mengapa nge-blog. Karena saya […]