Sihir Kata


opera musim dingin (bag 3)


(Novelet Remaja) - Oleh Ryana Mustamin
Dengan perasaan rawan ia terus menekuri dan menuruni anak tangga. Melalui jendela kaca ia menyaksikan halaman The Peak Galleria sudah mulai sepi. Hanya ada beberapa orang yang masih membunuh waktu dengan duduk di bangku-bangku yang tersedia di halaman galeri. Rasanya ia baru saja bertandang di sekitar tempat itu, sebelum mendaki […]


opera musim dingin (bag 1)


(Novelet Remaja) - Oleh Ryana Mustamin

“WHO is there?” Zaza berteriak tertahan.
Tak ada jawaban. Kecuali sisa gema teriakannya yang mendengung. Tak terlalu panjang, namun serupa lolongan, yang kemudian berujung dalam bisu pada detik ke sekian.


Menyusuri Hong Kong: Dari Sub-Urban ke Metropolis (2)


KELUAR dari wilayah Sha Tin hanya selang beberapa menit sebelum pukul 20.00 malam, bakal menikmati apa? Saya mungkin tidak akan jauh-jauh.

“Tapi, malam-malam begini sih paling enak ke The Peak. Melihat Hong Kong dari tempat tertinggi dengan view 360 derajat!” ujar seorang teman di ujung telepon. “Dari Sha Tin, menuju Tsim Sha Tsui, ganti kereta, langsung […]


Menyusuri Hong Kong: Dari Sub-Urban ke Metropolis (1)


INI kali ke-2 saya mengunjungi Hong Kong dalam satu tahun terakhir. Bagi saya, Hong Kong merupakan tempat yang menyenangkan untuk jalan-jalan, bahkan ketika sedang sendirian. Menyusuri tempat demi tempat di Hong Kong dengan menumpang MTR (Mass Transit Railway) atau KCR (Kowloon-Canton Railway) adalah kesenangan yang tidak bisa saya beli di tanah air (kecuali 1 kali […]

Tidak semua peristiwa di sini berbilang istimewa. Ada yang bahkan sangat biasa. Tapi, kalau kemudian saya mengabadikannya, semata untuk mengguratkan jejak. So? Enjoy it!

 

maaf lahir batin

September 18th, 2009

 
 
 
selamat idul fitri 1430 h
minal aidin wal faidzin
 
Ryana Mustamin & Keluarga
 
 
 
 
 

membaca pilpres dengan teori pasar

July 19th, 2009

TIDAK ada persaingan yang sempurna. Apalagi dalam urusan pemilihan presiden (pilpres). Seumpama pasar, persaingan sempurna hanya dapat terpenuhi jika kriteria berikut terpenuhi: berlangsung di satu pasar yang terpusat, produk yang homogen, biaya transaksi dan transportasi yang rendah, komunikasi yang seketika (instant), cukup banyak pelaku pasar yang bisa memastikan bahwa tidak seorang pun dapat mempengaruhi harga […]

saya nge-blog karena saya ada

October 27th, 2008

(Sebuah catatan menandai Hari Blogger Nasional, 27 Oktober 2008)

“SAYA menulis karena saya ada.”
Kalimat itu Anda pergoki begitu terhubung ke blog ini. Kalimat yang saya pinjam dan adaptasi dari seorang filsuf Perancis, Rene Descartes (1596-1650), “saya berpikir karena saya ada”. Sederhana namun dalam.
Kendati tidak berpretensi menjadi filsuf, tapi seperti itulah dalih saya mengapa nge-blog. Karena saya […]