Cerpen Ryana Mustamin
SEPERTI film yang diputar ulang, kejadian itu selalu berulang: suara benturan keras yang memekakkan telinga, teriakan histeris, percik api, pecahan kaca, bau hangus dan amis, derap kaki berlarian, jeritan tangis, rintihan pilu. Semua berlangsung begitu cepat.
1.
kukira aku tak perlu tidur sedini ini
secarik memo di sudut bantal tak menyampaikan pesan mimpi
langit petang justru mengirimkan aroma losari
dan nafasmu menguar di sekitarnya
: sungguh engkau kembali di sini, abang?
sejarah telah lama dikemas ketika waktu menyelundupkan kesaksian yang luka
seekor kelelawar memandangnya dengan termangu dari jendela masa silam
di langit-langit, usia mewariskan jubah kelabu
panggung menjelma belukar pintalan laba-laba
sekelompok kecoak telah selesai mendirikan rumah terakhir
dia yang bertungkai ramping masih menyambutku di pintu ruang rapat
dengan leretan senyum dan secangkir cappuccino
(bukankah kita selalu memulai pagi dengan memintanya menyeduh?)
tapi dia menambah kudapan berbeda hari ini: dua keping bara
dan tumpukan dokumen transaksi derivatif yang gagal
(ah, terkutuklah mereka yang menyebabkan krisis global!)
GA 227, Solo - Jakarta (1)
mungkin ibu lupa pada adonan tart-nya
hingga kembang gula krim meluber menyegala arah
tapi siapa yang menumpahkan kopi,
hingga dapur di balik jendela meruah jelaga?
Pengantar:
Ini salah satu cerpen yang saya buat ketika masih remaja. Dimuat di Majalah Anita Cemerlang (tahun 1988-1989?). Saya dedikasikan untuk ‘Anil Hukma’ - seorang sahabat saya yang juga penyair. Isi cerpen tentu saja tidak ada hubungannya dengan kehidupan pribadi Anil - meski beberapa bagian cerpen ini inspirasinya dari Anil. Cerpen ini sekadar buah imajinasi, dan […]
DEAR,
Saya mau berbagi cerita. Jangan bilang ini cerita basi, ya. Wong saya memang bukan wartawan yang harus melaporkan berita terkini, teraktual. Saya ingin berkisah tentang dua buku yang belum lama ini diluncurkan di pasar. Buku pertama, judulnya “Lanang”, ditulis Yonathan Rahardjo. Buku kedua, bertajuk “Provokasi”, ditulis Prasetya M. Brata.
oleh : Noerma Komalasari
(Dikutip dari Bisnis Indonesia Minggu, 6 Juli 2008)
http://web.bisnis.com/sosok/2id1338.html

