KURNIA EFFENDI – atau yang biasa saya sapa Mas Didi, seorang sahabat yang istimewa buat saya. Bukan sekadar karena persahabatan kami yang begitu awet – hampir 3 dekade. Tapi karena di tahun-tahun persahabatan yang demikian panjang itu, ada karya ‘monumental’ yang menandai hubungan kami.
(Surat untuk Kurnia Effendi)
APA kabar, Mas? Lama kita gak saling menyapa. Meski demikian, kurasa, kita gak pernah sungguh-sungguh menjauh. Buktinya, menjelang 30 Juli lalu, aku tetap ingat bahwa ada sebuah hari yang pernah kita beri tanda - yang rasanya akan tetap kukenang jejaknya sampai kapanpun. Sebuah ‘monumen’ yang menandai hubungan kita: persahabatan yang indah, tulus, […]
Oleh Kurnia Effendi
(dari http://www.sepanjangbraga.blogspot.com)
Nana, seandainya sebelas tahun yang lalu kita lebih awal berjalan menuju Benteng Fort Rotterdam, mungkin aku tak perlu mengulangi kunjungan hari ini sengan serius. Bertahun-tahun setelah itu tak pernah benar-benar sempat kumasuki tilas Kerajaan Gowa di abad 16 yang kemudian direbut oleh Belanda tahun 1667 di masa Gubernur Jenderal Cornelis Speelman. Rumah-rumah […]

