What's On


weekend special untuk si buah hati


(Dikutip dari Harian INDO POS edisi 4 Juli 2008, halaman 24 - rubrik “Wanita Jakarta”)
KEHIDUPAN Ana Mustamin semakin penuh warna. Terutama ketika Jagad Shasika Pradnasakti, anak semata wayangnya yang kini berusia 2.5 tahun, lahir. Karir yang selama ini menjadi fokus kehidupannya tak lagi nomor satu. Bagi wanita kelahiran Bone (Sulawesi Selatan), 4 Juli 1968, anak […]


Komunikasi Darah Muda di Perusahaan Tua


(Sumber: Majalah InfoBank No. 351 - Juni 2008, halaman 79, rubrik Insurance Digest “Who’s Talking”)
LATAR belakang historis, usianya yang hampir seabad, dan konsep mutualnya, menjadi nilai jual tersendiri bagi Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 (AJB). Perusahaan asuransi jiwa ini pun menjadi salah satu dari segelintir perusahaan tua yang mampu bertahan hingga kini. Bahkan, di tengah […]


Kisah-kisah dari Radio (2)


PERSINGGUNGAN dengan dunia radio memasuki babak baru ketika saya menginjak bangku kuliah. Saya menjadi penyiar radio beneran. Bermula dari tawaran Mbak Ani, penyiar Radio Rosa (55,8 AM) yang mengawal acara “Menawan (Menu Acara Wanita)” yang mengudara setiap pagi dari studio di Jl. Sungai Limboto, Ujungpandang (sekarang Makassar). Saat itu, saya baru saja dinobatkan sebagai pemenang […]

Tidak semua peristiwa di sini berbilang istimewa. Ada yang bahkan sangat biasa. Tapi, kalau kemudian saya mengabadikannya, semata untuk mengguratkan jejak. So? Enjoy it!

 

maaf lahir batin

September 18th, 2009

 
 
 
selamat idul fitri 1430 h
minal aidin wal faidzin
 
Ryana Mustamin & Keluarga
 
 
 
 
 

membaca pilpres dengan teori pasar

July 19th, 2009

TIDAK ada persaingan yang sempurna. Apalagi dalam urusan pemilihan presiden (pilpres). Seumpama pasar, persaingan sempurna hanya dapat terpenuhi jika kriteria berikut terpenuhi: berlangsung di satu pasar yang terpusat, produk yang homogen, biaya transaksi dan transportasi yang rendah, komunikasi yang seketika (instant), cukup banyak pelaku pasar yang bisa memastikan bahwa tidak seorang pun dapat mempengaruhi harga […]

saya nge-blog karena saya ada

October 27th, 2008

(Sebuah catatan menandai Hari Blogger Nasional, 27 Oktober 2008)

“SAYA menulis karena saya ada.”
Kalimat itu Anda pergoki begitu terhubung ke blog ini. Kalimat yang saya pinjam dan adaptasi dari seorang filsuf Perancis, Rene Descartes (1596-1650), “saya berpikir karena saya ada”. Sederhana namun dalam.
Kendati tidak berpretensi menjadi filsuf, tapi seperti itulah dalih saya mengapa nge-blog. Karena saya […]