Spirit of Life


ternyata bukan yang terakhir (2)


ADENOMIOSIS UTERUS. Ini kosa kata baru dalam kehidupan saya. Sebelumnya saya akrab dengan kata tumor mammae, endometriosis, dan mioma uteri. Dibandingkan istilah umum kanker jinak, saya lebih ‘menyukai’ terminologi “endometriosis” dan “adenomiosis” yang digunakan langsung dunia kedokteran ini. Selain spesifik dan memicu keingintahuan, istilah itu juga tidak terdengar ‘menyeramkan’ seperti ketika mendengar  kata ‘kanker’. 
Di […]


perkawinan kami, keajaiban sebuah pikiran


Tulisan ini saya buat beberapa tahun lalu, dan saya ikutkan lomba penulisan artikel (kalau gak salah bertema seputar perkawinan) pada HUT Majalah Femina (2003 atau 2004?) karena tertarik dengan iming-iming hadiah: seperangkat meubelair untuk kamar tidur. Artikel ini ternyata menjadi pemenang.
Saya posting ulang di sini untuk menandai HUT perkawinan saya, 7 September. Alhamdulillah, apa yang […]


Cukup, Ini yang Terakhir!


PEKAN lalu saya berkonsultasi dengan dokter perusahaan. Saya curiga ada yang tidak beres dalam tubuh saya. Belakangan saya gampang terhuyung, lelah dan ngantuk. Lalu, yang sedikit mencemaskan, hari-hari ini saya makin sering merasakan nyeri di perut.
Oleh Dr. Firman Boerma, saya malah diminta untuk general check-up. Jadilah Senin lalu (10/3) saya ke laboratorium rumah sakit MMC. […]

Tidak semua peristiwa di sini berbilang istimewa. Ada yang bahkan sangat biasa. Tapi, kalau kemudian saya mengabadikannya, semata untuk mengguratkan jejak. So? Enjoy it!

 

maaf lahir batin

September 18th, 2009

 
 
 
selamat idul fitri 1430 h
minal aidin wal faidzin
 
Ryana Mustamin & Keluarga
 
 
 
 
 

membaca pilpres dengan teori pasar

July 19th, 2009

TIDAK ada persaingan yang sempurna. Apalagi dalam urusan pemilihan presiden (pilpres). Seumpama pasar, persaingan sempurna hanya dapat terpenuhi jika kriteria berikut terpenuhi: berlangsung di satu pasar yang terpusat, produk yang homogen, biaya transaksi dan transportasi yang rendah, komunikasi yang seketika (instant), cukup banyak pelaku pasar yang bisa memastikan bahwa tidak seorang pun dapat mempengaruhi harga […]

saya nge-blog karena saya ada

October 27th, 2008

(Sebuah catatan menandai Hari Blogger Nasional, 27 Oktober 2008)

“SAYA menulis karena saya ada.”
Kalimat itu Anda pergoki begitu terhubung ke blog ini. Kalimat yang saya pinjam dan adaptasi dari seorang filsuf Perancis, Rene Descartes (1596-1650), “saya berpikir karena saya ada”. Sederhana namun dalam.
Kendati tidak berpretensi menjadi filsuf, tapi seperti itulah dalih saya mengapa nge-blog. Karena saya […]