Memperingati Seabad Kebangkitan Nasional, mungkin ia tidak banyak dikenang. Tapi pada setiap 12 Februari, karyawan AJB Bumiputera 1912 di seluruh Indonesia mengheningkan cipta mengenang jasanya.
BEKERJA untuk kepentingan sebuah perusahaan konsultan PR di Jakarta sebetulnya sudah saya lakukan sejak tahun 1991-1992. Tapi baru tahun 1997 saya putuskan untuk benar-benar menetap di Jakarta. Saya bekerja di bidang yang sangat bertolak belakang dengan pengalaman dan latar akademis saya: di Bumiputera - sebuah perusahaan asuransi.
TAK terhitung seringnya saya mengunjungi Bali. Dalam beberapa tahun terakhir, saya bisa 2-3 kali hadir di Pulau Dewata itu dalam setahun. Entah karena kunjungan dinas atau berlibur bersama keluarga. Bali tidak banyak berubah. Tetap eksotis, tetap magis. Meski bom pernah meluluh-lantakkan sejumlah tempat.
WAKTU memiliki banyak wajah. Kadang-kadang saya merasa, waktu seperti kura-kura yang merangkak pelan, mengusung jemu. Di waktu lain, ia seperti derap kaki pasukan kuda yang dilecut punggungnya. Membuat terengah dan panik. Atau menyulap kita jadi robot. Tanpa mampu berkelit.

