Nine to Six


tabungan atau asuransi pendidikan?


INI masa-masa orangtua di Indonesia kembali dibetot perhatiannya pada masalah pendidikan. Anak-anak sekolah sebagian tengah menjalani tes kenaikan kelas. Sekolah-sekolah mulai membuka pendaftaran untuk murid baru. Sekolah swasta, bahkan lebih jauh sebelumnya.
 


‘amnesia’ asuransi


(Kolom saya di Majalah INFOBANK edisi 362 - Mei 2009)
PASCA tragedi Situ Gintung – dan tragedi lainnya di Indonesia, perhatian ke industri asuransi selalu saja mengalami peningkatan secara signifikan. Memang tidak sontak membuat semua orang sadar asuransi dan lantas membeli polis. Tapi paling tidak tragedi-tragedi tersebut mendorong keinginan orang untuk mengenal dan memahami apa itu […]


klaim kok susah (2)


DI EDISI lalu, sudah saya singgung, bukan konsumen saja yang tidak menyukai klaim bermasalah. Perusahaan asuransi juga, karena menunda klaim justru lebih merugikan ketimbang jika dibayar tepat waktu.


klaim kok susah? (1)


PADA sebuah sharing session di kelas di mana saya memberi kuliah, saya pernah melempar tanya: apa yang Anda ingat jika mendengar asuransi? Dan dengan sigap, seorang mahasiswa menjawab, “Klaimnya susah!”
Miris? Pasti. Sebagai pelaku industri asuransi, jawaban ini mengingatkan, perjuangan memasyarakatkan asuransi masih demikian terjal dan panjang.


edukasi asuransi: butuh kerja (ekstra) keras


Oleh Ana Mustamin *)
(Sekadar dokumentasi. Dimuat pada “Insurance Digest - Majalah InfoBank”, edisi khusus Insurance Day 2008, terbit Oktober 2008).


30 menit di “iptek voice”


SELASA, 8 Juli kemaren, saya kembali masuk ke sebuah studio radio. Kali ini saya jadi narasumber di acara “Iptek Voice” RRI Programa 2, 105 FM. Acara hanya berlangsung setengah jam, dari 08.30-09.00, disiarkan dari studio mini RRI yang ada di Lt.8 gedung BPPT, Jl. MH Thamrin, Jakarta.


pertahankan merek tetap seksi


oleh : Noerma Komalasari
(Dikutip dari Bisnis Indonesia Minggu, 6 Juli 2008)
http://web.bisnis.com/sosok/2id1338.html


weekend special untuk si buah hati


(Dikutip dari Harian INDO POS edisi 4 Juli 2008, halaman 24 - rubrik “Wanita Jakarta”)
KEHIDUPAN Ana Mustamin semakin penuh warna. Terutama ketika Jagad Shasika Pradnasakti, anak semata wayangnya yang kini berusia 2.5 tahun, lahir. Karir yang selama ini menjadi fokus kehidupannya tak lagi nomor satu. Bagi wanita kelahiran Bone (Sulawesi Selatan), 4 Juli 1968, anak […]


Sejumlah Pertanyaan dan Pernyataan yang Biasa Muncul tentang Asuransi


Saya Belum Melihat Urgensi Asuransi Jiwa
Alasan paling sederhana karena dalam hidup Anda dihadapkan pada 2 risiko:


Komunikasi Darah Muda di Perusahaan Tua


(Sumber: Majalah InfoBank No. 351 - Juni 2008, halaman 79, rubrik Insurance Digest “Who’s Talking”)
LATAR belakang historis, usianya yang hampir seabad, dan konsep mutualnya, menjadi nilai jual tersendiri bagi Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 (AJB). Perusahaan asuransi jiwa ini pun menjadi salah satu dari segelintir perusahaan tua yang mampu bertahan hingga kini. Bahkan, di tengah […]

Tidak semua peristiwa di sini berbilang istimewa. Ada yang bahkan sangat biasa. Tapi, kalau kemudian saya mengabadikannya, semata untuk mengguratkan jejak. So? Enjoy it!

 

maaf lahir batin

September 18th, 2009

 
 
 
selamat idul fitri 1430 h
minal aidin wal faidzin
 
Ryana Mustamin & Keluarga
 
 
 
 
 

membaca pilpres dengan teori pasar

July 19th, 2009

TIDAK ada persaingan yang sempurna. Apalagi dalam urusan pemilihan presiden (pilpres). Seumpama pasar, persaingan sempurna hanya dapat terpenuhi jika kriteria berikut terpenuhi: berlangsung di satu pasar yang terpusat, produk yang homogen, biaya transaksi dan transportasi yang rendah, komunikasi yang seketika (instant), cukup banyak pelaku pasar yang bisa memastikan bahwa tidak seorang pun dapat mempengaruhi harga […]

saya nge-blog karena saya ada

October 27th, 2008

(Sebuah catatan menandai Hari Blogger Nasional, 27 Oktober 2008)

“SAYA menulis karena saya ada.”
Kalimat itu Anda pergoki begitu terhubung ke blog ini. Kalimat yang saya pinjam dan adaptasi dari seorang filsuf Perancis, Rene Descartes (1596-1650), “saya berpikir karena saya ada”. Sederhana namun dalam.
Kendati tidak berpretensi menjadi filsuf, tapi seperti itulah dalih saya mengapa nge-blog. Karena saya […]