Sihir Kata

catatan bulu angsa

October 7th, 2009


:/ana mustamin

tulislah catatan baru agar ku lepas rinduku padamu
lingkarkanlah kalammu bagi setiap lentik bulu mataku
aku selalu rindu seperti juga kau tulis di nafasmu
yang memburu ke palung jauh

sesekali memutarlah kala kau cium aku dengan segelas taring
agar tak berdarah, “aku memang takut merah”
kan ku pasrahkan segumpal daging seperti kesukaanmu
cabiklah dengan senyuman, teteskanlah dengan tatapan
agar aku kian rindu pada baris-baris teritis itu
tepas raga purnama sastra

tulislah catatan baru, di bidak punggung yang telah ku sediakan dulu
berdamping erat dengan sepasang bintang
yang di tanam di belah-belah rusuk
hingga cepat kau raih dan jejakan
agar ku kian rindu pada adu bulu angsamu

ingat-ingatlah pesanku:”kalau kau takut ketinggian, mintalah aku merundukan tubuh!”
maka, terbiasalah kau mencecap ragaku di bait-baitmu
seperti juga mereka yang pernah hijrah di bahuku
di canting suci seperti juga kau
kelana jingga yang majnun dalam kemabukan

Bandung,6 Oktober 2009
Authors: Rama Prabu
http://www.facebook.com/ramaprabu

komentar di facebook:
Catatan:
Thanks to Mas Rama Prabu, yang sudah menghadiahi puisi ini. (Ana)

Discussion

One comment for “catatan bulu angsa”

  1. Wah, hadiah yang indah.
    Salam kenal Mbak Ana
    :)

    Posted by Sulis Gingsul | October 30, 2009, 6:15 am

Post a comment

" Tidak semua peristiwa di sini berbilang istimewa. Ada yang bahkan sangat biasa.
Tapi, kalau kemudian saya mengabadikannya, semata untuk mengguratkan jejak. So? Enjoy it! "



Ryana Mustamin
Tentang Saya
 

maaf lahir batin

September 18th, 2009

 
 
 
selamat idul fitri 1430 h
minal aidin wal faidzin
 
Ryana Mustamin & Keluarga
 
 
 
 
 

membaca pilpres dengan teori pasar

July 19th, 2009

TIDAK ada persaingan yang sempurna. Apalagi dalam urusan pemilihan presiden (pilpres). Seumpama pasar, persaingan sempurna hanya dapat terpenuhi jika kriteria berikut terpenuhi: berlangsung di satu pasar yang terpusat, produk yang homogen, biaya transaksi dan transportasi yang rendah, komunikasi yang seketika (instant), cukup banyak pelaku pasar yang bisa memastikan bahwa tidak seorang pun dapat mempengaruhi harga […]

saya nge-blog karena saya ada

October 27th, 2008

(Sebuah catatan menandai Hari Blogger Nasional, 27 Oktober 2008)

“SAYA menulis karena saya ada.”
Kalimat itu Anda pergoki begitu terhubung ke blog ini. Kalimat yang saya pinjam dan adaptasi dari seorang filsuf Perancis, Rene Descartes (1596-1650), “saya berpikir karena saya ada”. Sederhana namun dalam.
Kendati tidak berpretensi menjadi filsuf, tapi seperti itulah dalih saya mengapa nge-blog. Karena saya […]