Sihir Kata

breakfast meeting

December 19th, 2008


BREAKFAST MEETING (1)

sarapan kita masih itu juga
deposito yang return-nya negatif
obligasi triple A yang terus didiskon
ORI dengan yield yang tipis

padahal aku ingat
bibirmu lebih kenyal dan hangat
karena kukunyah di palacio de carlos
di balik rimbunan oak dan maple
pada subuh yang sepia

: astaga, mengapa saham itu rontok juga?

des 2008

 

BREAKFAST MEETING (2)

sepagi ini engkau sudah meracau
tentang kepastian likuiditas
kepemimpinan politik yang berwibawa
kebijakan moneter yang jelas
kerangka hukum
contingency plan
dan semua yang mempengaruhi saham

di sebalik kaca sebuah plaza
ia sibuk memandangi bag bar yang panjang
sembari membayangkan pundakmu yang liat
menjadi ikonik pada prada, YSL atau dior
yang meringkuk di sofa
“tapi ah, ini masih koleksi musim dingin!”

bagimu, adakah bedanya:
winter dengan summer?
saham dengan ranjang?

des 2008

Discussion

No comments for “breakfast meeting”

Post a comment

" Tidak semua peristiwa di sini berbilang istimewa. Ada yang bahkan sangat biasa.
Tapi, kalau kemudian saya mengabadikannya, semata untuk mengguratkan jejak. So? Enjoy it! "



Ryana Mustamin
Tentang Saya
 

maaf lahir batin

September 18th, 2009

 
 
 
selamat idul fitri 1430 h
minal aidin wal faidzin
 
Ryana Mustamin & Keluarga
 
 
 
 
 

membaca pilpres dengan teori pasar

July 19th, 2009

TIDAK ada persaingan yang sempurna. Apalagi dalam urusan pemilihan presiden (pilpres). Seumpama pasar, persaingan sempurna hanya dapat terpenuhi jika kriteria berikut terpenuhi: berlangsung di satu pasar yang terpusat, produk yang homogen, biaya transaksi dan transportasi yang rendah, komunikasi yang seketika (instant), cukup banyak pelaku pasar yang bisa memastikan bahwa tidak seorang pun dapat mempengaruhi harga […]

saya nge-blog karena saya ada

October 27th, 2008

(Sebuah catatan menandai Hari Blogger Nasional, 27 Oktober 2008)

“SAYA menulis karena saya ada.”
Kalimat itu Anda pergoki begitu terhubung ke blog ini. Kalimat yang saya pinjam dan adaptasi dari seorang filsuf Perancis, Rene Descartes (1596-1650), “saya berpikir karena saya ada”. Sederhana namun dalam.
Kendati tidak berpretensi menjadi filsuf, tapi seperti itulah dalih saya mengapa nge-blog. Karena saya […]