Nine to Six

ajb bumiputera 1912: berkomitmen untuk terus menggarap asuransi pendidikan

October 23rd, 2008


(Sekadar dokumentasi. Wawancara Bisnis Indonesia dengan saya. Disunting dari Harian Bisnis Indonesia, edisi 22 Oktober 2008, dalam rangka memperingati Insurance Day 2008).

 

Apa tantangan untuk mengembangkan industri asuransi di Indonesia?

Indonesia bukan lahan subur bagi tumbuhnya industri asuransi. Banyak faktor penyebabnya. Pertama, asuransi tidak pernah diajarkan di pendidikan dasar, kecuali di beberapa perguruan tinggi yang memang mengajarkan disiplin ilmu asuransi. Karena tidak diajarkan, pemahaman masyarakat tentang asuransi compang-camping. Beda dengan bank, sejak dini kita sudah diajarkan menabung. Kedua, sistem kekerabatan yang kita kenal dengan paguyuban demikian erat. Dengan adanya sistem ini sebenarnya sebagian fungsi asuransi direduksi oleh ‘lembaga’ ini, misal orang tua mengalami musibah mereka tidak perlu khawatir karena ada anak atau nenek yang mengurus. Ketiga, kalau dilihat perilaku konsumen Indonesia, hampir semua berpikirnya jangka pendek. Padahal asuransi terkait benefit dan perencanaan jangka panjang.

Bagaimana Bumiputera menyikapi tantangan itu?

Kalau kita lihat karakteristik konsumen Indonesia yang paling menonjol yakni berpikir jangka pendek, artinya produk asuransi yang punya nilai jangka pendek itu akan jauh lebih gampang dipasarkan di Indonesia daripada yang jangka panjang. Contoh asuransi pendidikan lebih mudah dipasarkan karena itu benefit riil, kemudian itu bisa dinikmati dalam jangka pendek selain jangka panjang. Hampir semua produk asuransi pendidikan ada benefit yang sudah bisa diterima di awal, ketika anak mulai masuk pendidikan sampai terakhir mereka membiayai pendidikan tingginya. Kemudian produk unit-linked kenapa cepat menyebar di Indonesia, ini karena ada investasi di dalamnya yang mudah dirasakan benefit-nya. Tapi kalau kita bicara asuransi hari tua, susah sekali, rasanya masih mengawang-awang.

Bagaimana Bumiputera mengedukasi masyarakat tentang asuransi?

Bumiputera mengutamakan edukasi asuransi dengan jembatan agen kami. Transaksi itu konsekuensi logis, keniscayaan. Saat insurance awareness sudah oke, maka pembelian polis hanya masalah waktu. Jadi, kami berusaha memperlihatkan ini kebutuhan, bukan keinginan. Kedua, di industri asuransi yang paling penting kepercayaan masyarakat pada institusi, karena menyangkut kontrak jangka panjang. Ketiga, faktor pelayanan. Ini industri yang sulit diterima masyarakat kita, ibaratnya tumbuhan yang tumbuh di tanah keras harus kita gemburkan dulu. Bumiputera menempuh itu, hasilnya memang tidak instan tapi saat orang membeli dia sadar bahwa dia membutuhkan.

Berapa kontribusi dari produk asuransi pendidikan di Bumiputera?

Masih yang terbesar sekitar 30%-40% dari total premi dan kami terus memacu pertumbuhan produk ini. Kami memiliki 3 produk asuransi pendidikan. Pertama, Mitra Beasiswa yaitu asuransi konvensional dengan sasaran kelas menengah ke bawah. Kedua, Mitra Cerdas yang kami kembangkan untuk kelas menengah ke atas - produk ini merupakan paduan asuransi dan unsur investasi. Produk ketiga adalah asuransi berbasis syariah bernama Mitra Iqra. Kami coba ambil semua lini, jadi kalau orang akan ambil asuransi pendidikan cukup ke Bumiputera.

Ke depan Bumiputera tetap akan berkonsentrasi menggarap asuransi pendidikan?

Ya, ke depan kami bahkan akan meng-cover juga pendidiknya. Nama produknya, Mitra Guru. Produk ini sudah mulai uji pasar tapi belum secara resmi dipasarkan. Mudah-mudahan bisa tahun ini. Selain itu kami kembangkan juga secara grup, misal untuk perguruan tinggi.

Pemerintah mewacanakan asuransi wajib yang kemungkinan juga menyentuh asuransi pendidikan, bagaimana Bumiputera menanggapi hal itu?

Sangat positif, berpuluh tahun kami menggarap asuransi pendidikan sendirian. Mendengar isu ini, mungkin perusahaan lain baru berpikir ciptakan produk ini, tapi kami kan sudah dari 1960-an. Kami sebenarnya tidak pernah menyatakan asuransi pendidikan itu unggulan kami, kami berharap semua produk jadi unggulan. Tapi masyarakat yang menempatkan kami di posisi itu. Selain pangsa pasar yang besar, ini tidak terlepas dari aspek historis bahwa Bumiputera lahir dari organisasi guru dengan penggerak bernama Dwidjosewojo yang juga Sekretaris Boedi Oetomo. Saat ini kami menggarap pendidikan secara terintegrasi. Bukan dari produk saja, bahkan aspek CSR perusahaan kami juga fokus pada dunia pendidikan. Ini bukan semata jualan asuransi, tapi ini juga cara kami berterima kasih kepada pendiri Bumiputera.*** Life

Discussion

18 comments for “ajb bumiputera 1912: berkomitmen untuk terus menggarap asuransi pendidikan”

  1. Salam,
    Mohon izin, hasil wawancara ini saya kutip untuk kami muat di harian merdeka edisi Jumat 7 November 2008.

    Terima Kasih

    Posted by endang suherman | November 6, 2008, 10:59 am
  2. pak endang, tulisan ini juga saya sunting dari harian bisnis indonesia. saya kira, jika menyebutkan sumbernya boleh-boleh saja dikutip. salam hangat.

    Posted by Ryana Mustamin | November 10, 2008, 3:06 am
  3. bu, saya mw ty ap ajb bumiputera memiliki perpustakaan? saat ini saya sedang mengerjakan skripsi ttng asuransi pendidikan. saya membutuhkan konsep2 asuransi pendidikan. terima kasih

    Posted by robin | February 12, 2009, 11:52 pm
  4. mas robin,
    bumiputera memiliki perpustakaan. silakan berkunjung ke kantor saya di wisma bumiputera, sudirman.

    Posted by Ryana Mustamin | March 2, 2009, 2:11 am
  5. bu, saya kebetulan sedang menyusun skripsi ttg AJB Bumiputera, kalau boleh saya mau tanya ttg dana cadangan AJB Bumiputera. Saya pernah baca artikel kalau AJB Bumiputera tidak berpatokan pada RBC (risk based capital) tapi pada ratio likuidasi, bisa dijelaskan kenapa alasannya? tolong jawab melalui email saja..terimakasih sebelumnya

    Posted by henny | April 7, 2009, 10:10 pm
  6. @ henny:
    Kinerja keuangan Bumiputera memang diukur berdasarkan ratio likuiditas, sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan. Ini karena bentuk badan usaha Bumiputera yang “mutual” (di mana pemegang polis sekaligus pemilik perusahaan). Bumiputera tidak memiliki modal (uang), karena merupakan “perkumpulan dari orang-orang yang memutuskan berasuransi secara bersama-sama”. Karena tidak memiliki modal (uang) seperti PT, maka kinerja keuangan tidak bisa diukur menggunakan metode RBC.

    Posted by Ryana Mustamin | April 8, 2009, 10:48 am
  7. Bu Ana… Bagaimana caranya saya mengajak teman sekolah kelas 3 SMP untuk ikut Asuransi pendidikan? Mohon penjelasan. Terima kasih….

    Posted by theo | May 22, 2009, 12:53 pm
  8. @theo:

    halo theo, coba bilang sama bu/pak guru, boleh gak bumiputera bertamu ke sekolah theo. nanti teman-teman dikumpulin, dan kami ngasih dulu pengetahuan tentang asuransi. kalau udah belajar asuransi, nah baru deh bisa ngomong ke orangtua masing-masing agar ikut asuransi pendidikan. ok? salam buat teman-teman sekolahnya, ya…

    Posted by Ryana Mustamin | May 29, 2009, 4:59 am
  9. salam bu ryana,,
    saya saat nie lagi nyusun PI tentang perhitungan asuransi pendidikan bumiputera menurut sistem konvensional dan sistem syariah,,,boleh bu saya mnta bntuan ibu u/bertanya2 asuransi bumiputera

    Posted by fitri | July 6, 2009, 12:00 am
  10. @fitri: boleh aja. kalau mau lebih cepat responnya, coba ajukan pertanyaannya ke email bumiputera, customercare@bumiputera.com. thx ya…

    Posted by Ryana Mustamin | July 16, 2009, 10:02 am
  11. saya tertarik dengan tentang pengaruh kebijakan promosi atas p[elayanan klimterhadap m9inat masyarakat menjadi nasabah ajb bumi putra syariah tolong saya dibantu buat daftar isi. siti sawiyah.oktafiani21@yahoo.com

    Posted by siti sawiyah | August 7, 2009, 9:34 am
  12. mengapa asuransi mitra guru yang Rp.100.000,- yang diambil bulanan tidak ada tanda terimanya.Dan sekarang di alihkan ke triwulan .
    Apa memang tidak ada yang perbulan atau bagaimana ?

    Posted by Edi Ismuntoyo | August 30, 2009, 3:19 am
  13. @siti sawiyah & edi ismuntoyo: maaf, telat me-reply tanggapannya. mengingat pertanyaannya bukan ditujukan untuk saya pribadi, maka untuk pertanyaan tentang bumiputera mohon menghubungi customer care bumiputera di tol free 0800-188-1912. terima kasih.

    Posted by Ryana Mustamin | October 6, 2009, 3:12 am
  14. Apa keuntungan mengikuti asuransi dollar (Mitra poesaka).
    Saya sendiri sudah ikut 1000 $USD
    Namun selama mengikuti di awal bulan ini saya ketir ketir Dolar terhadap Rupiah aaaaaaaaaaaaanjlok jauh,saat transaksi dolar terhadap Rupiah Rp.10.030,-Jadi bagaimana 4 tahun mendatang .Ini saya transaksi ambil 4 tahun .Bagaimana tanggapannya kira kira bisa berkembang apa tidak nilai rupiah saya nantinya,Terima kasih

    Posted by Edi Ismuntoyo | October 26, 2009, 3:01 pm
  15. bu, saya kebetulan sedang menyusun skripsi ttg AJB Bumiputera yang berjudul ” pengaruh strategi pemasaran terhadap peningkatan jumlah nasabah”, kira2 strategi apa yang diterapkan dan apa kendala yang dihadapi serta bagaimana menghadapi kendala tersebut ?

    Posted by mashud | November 29, 2009, 6:00 am
  16. buk… saya saat ini sedang membuat judul tentang ” motivasi beli masyarakat terhadap produk mitra igra” yang ada di asuransi syariah bumiputera 1912, kaeil medan.. mohon penjelasannya tentang faktor-faktor apa sa yang mempengaruhi pembelian produk tersebut..? terimakasih

    Posted by maharani | December 10, 2009, 3:10 am
  17. @edi: pak edi, maaf, baru sempat menanggapi. saya sarankan langsung ke customer care bumiputera aja. bisa dikontak ke 0800-188-1912 (bebas pulsa.

    @mashud: silakan mengirimkan surat pengajuan riset ke ke Departemen SDM, AJB Bumiputera 1912, Wisma Bumiputera Lt. 18, Jl. jend. Sudirman Kav.75 Jakarta 12910.

    @maharani: mbak maharani, saran saya sama dengan saran untuk mashud. tks.

    Posted by Ryana Mustamin | March 31, 2010, 12:20 am
  18. apa keuntungan masuk asuransi ajb bumi putera 1912………..?tolong saranya..?

    Posted by faizal | April 30, 2010, 1:33 pm

Post a comment

" Tidak semua peristiwa di sini berbilang istimewa. Ada yang bahkan sangat biasa.
Tapi, kalau kemudian saya mengabadikannya, semata untuk mengguratkan jejak. So? Enjoy it! "



Ryana Mustamin
Tentang Saya
 

maaf lahir batin

September 18th, 2009

 
 
 
selamat idul fitri 1430 h
minal aidin wal faidzin
 
Ryana Mustamin & Keluarga
 
 
 
 
 

membaca pilpres dengan teori pasar

July 19th, 2009

TIDAK ada persaingan yang sempurna. Apalagi dalam urusan pemilihan presiden (pilpres). Seumpama pasar, persaingan sempurna hanya dapat terpenuhi jika kriteria berikut terpenuhi: berlangsung di satu pasar yang terpusat, produk yang homogen, biaya transaksi dan transportasi yang rendah, komunikasi yang seketika (instant), cukup banyak pelaku pasar yang bisa memastikan bahwa tidak seorang pun dapat mempengaruhi harga […]

saya nge-blog karena saya ada

October 27th, 2008

(Sebuah catatan menandai Hari Blogger Nasional, 27 Oktober 2008)

“SAYA menulis karena saya ada.”
Kalimat itu Anda pergoki begitu terhubung ke blog ini. Kalimat yang saya pinjam dan adaptasi dari seorang filsuf Perancis, Rene Descartes (1596-1650), “saya berpikir karena saya ada”. Sederhana namun dalam.
Kendati tidak berpretensi menjadi filsuf, tapi seperti itulah dalih saya mengapa nge-blog. Karena saya […]