November 26th, 2008
SUDAH lama saya tidak menyaksikan Jakarta dalam suasana ngungun, seperti hari ini. Sepanjang pagi hingga sore, hujan turun. Gedung-gedung jangkung yang biasanya tampak angkuh, kini menggigil. Langit yang biasanya keperakan, berubah pucat kelabu. Sepanjang Sudirman, jalanan memang macet. Tapi dari ketinggian lantai 19 Wisma Bumiputera, saya hanya menangkap senyap - kendaraan di bawah sana beringsut […]
Discussion
No comments for “satu ramadhan”
Post a comment