Nine to Six

30 menit di “iptek voice”

July 10th, 2008


SELASA, 8 Juli kemaren, saya kembali masuk ke sebuah studio radio. Kali ini saya jadi narasumber di acara “Iptek Voice” RRI Programa 2, 105 FM. Acara hanya berlangsung setengah jam, dari 08.30-09.00, disiarkan dari studio mini RRI yang ada di Lt.8 gedung BPPT, Jl. MH Thamrin, Jakarta.

Kok “Iptek Voice”? Apa hubungannya dengan saya? Ya, adalah. Saya dan Ibu Neni Sintawardhani, Kepala Biro Kerjasama dan Lembaga Pemasyarakatan Iptek LIPI berbincang bersama terkait dengan penyelenggaraan “Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia (PPRI) 2008″ dan “Lomba Kreativitas Ilmiah Guru (LKIG) 2008″. Kebetulan, kedua acara ini merupakan kerjasama antara LIPI dan perusahaan saya - menjadi bagian dari program CSR (Corporate Social Responsibility) Bumiputera. Bahkan proses final PPRI dan LKIG berlangsung di Hotel Bumi Wiyata Depok - hotel (sekaligus pusdiklat) milik Bumiputera.

Isi perbincangan sendiri, bisa dibaca di situs http://www.ristek.go.id/index.php?mod=News&conf=v&id=2850. Tapi sebetulnya, yang tercantum di web ini tidak mencakup semua yang kami omongkan. Untuk lengkapnya, saya akan posting hasil rekaman secara terpisah - jadi bisa langsung didengar.

Talkshow ini hanya setengah jam. Meski singkat, tapi lumayanlah ya buat ngobatin kangen. Tapi kini saya sudah bisa menetralisir rasa ‘asing’. Sudah ‘sadar’ sepenuhnya, bahwa saya dalam posisi “diwawancarai”. Bukan “mewawancarai”. Hitung-hitung, saya udah hamper 18 tahun lho ninggalin dunia broadcasting. Jadi ya, emang seharusnya udah dari dulu ‘sadar-sadar’nya. Hehe …

Ok, terima kasih buat Pak Syahrial Annas, Mas Ari Suparyadi, Mbak Lita, dan semua kru “Iptek Voice”, yang sudah memberi kesempatan untuk cuap-cuap di programa 2. Lain kali, saya datang lagi ya… ***

Discussion

No comments for “30 menit di “iptek voice””

Post a comment

" Tidak semua peristiwa di sini berbilang istimewa. Ada yang bahkan sangat biasa.
Tapi, kalau kemudian saya mengabadikannya, semata untuk mengguratkan jejak. So? Enjoy it! "



Ryana Mustamin
Tentang Saya
 

maaf lahir batin

September 18th, 2009

 
 
 
selamat idul fitri 1430 h
minal aidin wal faidzin
 
Ryana Mustamin & Keluarga
 
 
 
 
 

membaca pilpres dengan teori pasar

July 19th, 2009

TIDAK ada persaingan yang sempurna. Apalagi dalam urusan pemilihan presiden (pilpres). Seumpama pasar, persaingan sempurna hanya dapat terpenuhi jika kriteria berikut terpenuhi: berlangsung di satu pasar yang terpusat, produk yang homogen, biaya transaksi dan transportasi yang rendah, komunikasi yang seketika (instant), cukup banyak pelaku pasar yang bisa memastikan bahwa tidak seorang pun dapat mempengaruhi harga […]

saya nge-blog karena saya ada

October 27th, 2008

(Sebuah catatan menandai Hari Blogger Nasional, 27 Oktober 2008)

“SAYA menulis karena saya ada.”
Kalimat itu Anda pergoki begitu terhubung ke blog ini. Kalimat yang saya pinjam dan adaptasi dari seorang filsuf Perancis, Rene Descartes (1596-1650), “saya berpikir karena saya ada”. Sederhana namun dalam.
Kendati tidak berpretensi menjadi filsuf, tapi seperti itulah dalih saya mengapa nge-blog. Karena saya […]