Nine to Six

Komunikasi Darah Muda di Perusahaan Tua

June 6th, 2008


(Sumber: Majalah InfoBank No. 351 - Juni 2008, halaman 79, rubrik Insurance Digest “Who’s Talking”)

LATAR belakang historis, usianya yang hampir seabad, dan konsep mutualnya, menjadi nilai jual tersendiri bagi Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 (AJB). Perusahaan asuransi jiwa ini pun menjadi salah satu dari segelintir perusahaan tua yang mampu bertahan hingga kini. Bahkan, di tengah perputaran zaman, brand Bumiputera masih mampu bertahan sebagai top of mind, kendati serbuan pelbagai brand asuransi asing kian terasa kencang.

Tentu, keunggulan AJB harus didukung strategi komunikasi yang baik. Dan, di perusahaan setua AJB, ada sosok Ana Mustamin yang masih tergolong darah muda, tapi berada di balik strategi komunikasi AJB. Menurut Ana, yang menjabat head of corporate communications department ini, brand equity perusahaannya tidak bisa dibiarkan berjalan alami. “Brand harus di-maintain. Apalagi, masyarakat sudah kebanjiran informasi dan mereka lebih kritis,” ujar istri Bambang Prasadhi ini kepada InfoBank, awal Mei lalu.

Menyadari pentingnya strategi komunikasi, AJB mengembangkan unit organisasi yang berkaitan dengan komunikasi. Dari pengembangan itu, tanggung jawab Ana, yang semula menjabat public relations manager sejak 2002, bertambah dengan jabatan head of corporate communications department mulai awal 2008. “Bumiputera ingin integrated dari semua aspek komunikasinya. Dan, diharapkan corporate identity-nya semakin solid,” ujar ibu satu anak, Jagad Shasika Pradnasakti, 2,5 tahun, ini.

Wanita kelahiran 4 Juli 1968 ini mengaku menikmati bidang komunikasi karena sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Padahal, dia mengaku tak sengaja berkarier di AJB. Dulu, ketika ditawari masuk AJB, Ana ragu. Gairahnya di bidang tulis-menulis dan jurnalistik membuatnya berpikir panjang.

Namun, hasrat mencoba kini membuahkan hasil. Keberhasilannya di bidang komunikasi didukung semangatnya mempertahankan aset bangsa. “Kami ingin mengomunikasikan perusahaan ini sebagai aset bangsa,” pungkas peraih gelar strata dua (S2) bidang komunikasi Universitas Indonesia ini. KM

Discussion

2 comments for “Komunikasi Darah Muda di Perusahaan Tua”

  1. Just wanted to say HI. I found your blog a few days ago on Technorati and have been reading it over the past few days.

    Posted by Jason Whitmen | June 6, 2008, 6:44 am
  2. Hi Jason, thx for coming. I’ve been reading your blog, too. A good reference ’bout PR.

    Posted by Ryana Mustamin | June 9, 2008, 10:14 am

Post a comment

" Tidak semua peristiwa di sini berbilang istimewa. Ada yang bahkan sangat biasa.
Tapi, kalau kemudian saya mengabadikannya, semata untuk mengguratkan jejak. So? Enjoy it! "



Ryana Mustamin
Tentang Saya
 

maaf lahir batin

September 18th, 2009

 
 
 
selamat idul fitri 1430 h
minal aidin wal faidzin
 
Ryana Mustamin & Keluarga
 
 
 
 
 

membaca pilpres dengan teori pasar

July 19th, 2009

TIDAK ada persaingan yang sempurna. Apalagi dalam urusan pemilihan presiden (pilpres). Seumpama pasar, persaingan sempurna hanya dapat terpenuhi jika kriteria berikut terpenuhi: berlangsung di satu pasar yang terpusat, produk yang homogen, biaya transaksi dan transportasi yang rendah, komunikasi yang seketika (instant), cukup banyak pelaku pasar yang bisa memastikan bahwa tidak seorang pun dapat mempengaruhi harga […]

saya nge-blog karena saya ada

October 27th, 2008

(Sebuah catatan menandai Hari Blogger Nasional, 27 Oktober 2008)

“SAYA menulis karena saya ada.”
Kalimat itu Anda pergoki begitu terhubung ke blog ini. Kalimat yang saya pinjam dan adaptasi dari seorang filsuf Perancis, Rene Descartes (1596-1650), “saya berpikir karena saya ada”. Sederhana namun dalam.
Kendati tidak berpretensi menjadi filsuf, tapi seperti itulah dalih saya mengapa nge-blog. Karena saya […]